Nabi Muhammad SAW, Anne Frank dan Menulis Biografi
05 Maret 2023
Pertemuan ke: 24
Tema: Menulis Biografi
Waktu: Jum’at, 03 Maret 2023
Narasumber: Lely Suryani, S. Pd. SD
Moderator: Muliadi, M. Pd
Salam sejahtera untuk kita semua. Semoga keselamatan tercurah untuk kita
Membaca tema dari pertemuan yang ke 24 ini, yaitu tema Menulis Biografi, saya teringat pada sebuah buku yang ketika terbit pertama kali membuatnya dibicarakan dimana-mana. Buku ini begitu kontroversial. Dan bahkan sampai saat ini, di ranah biografi tokoh atau peran tokoh-tokoh besar, buku ini selalu tidak luput dari pembahasan. Ketika terbit pada tahun 1978, buku ini menjadi bahasan dunia karena banyak tokoh yang setuju sebagaimana juga banyak juga tokoh yang tidak setuju mengenai isi dari buku tersebut.
Bukunya berjudul “100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia”, pengarangnya Michael H. Hart. Saat ini buku tersebut sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa.
Salah satu dari penyebab buku tersebut menjadi kontroversial adalah karena membahas tokoh-tokoh berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Dan hal lain yang juga tidak kalah kontroversinya adalah menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia, mengalahkan Yesus dan tokoh-tokoh penting lainnya. Inilah yang menyebabkannya menjadi kontroversial dengan segala pro dan kontra di dalamnya.
Buku tersebut membahas mengenai perjalanan hidup dan kiprah para tokoh serta pengaruhnya terhadap umat manusia. Artinya buku tersebut berisi biografi para tokoh serta apa pengaruh kehidupan tokoh tersebut dalam perjalanan sejarah. Buku tersebut memperlihatkan bahwa kehidupan seseorang tidak berada di ruang kosong. Ia berjalan dengan rencana, entah direncanakan atau tidak direncanakan. Ia memberikan dampak atas apa yang ia pikirkan, ucapkan, kerjakan dan/atau inginkan. Kehidupan seseorang berpengaruh pada kehidupan orang lain. Sejauh apa pengaruh seseorang terhadap orang lain, sejauh itu pula kualitas ketokohan orang tersebut, paling tidak dalam hal-hal yang ia kuasai atau gemari. Semakin penting arti kehidupan seseorang, semakin penting pula arti pentingnya untuk diketahui dan dipelajari oleh orang lain. Itulah sebabnya kehidupan orang tersebut penting untuk tetap hidup dan diceritakan, agar tetap berarti bagi orang lain. Mengabadikan kehidupan seseorang dalam bentuk tulisan tersebut, itulah yang dikenal dengan nama biografi.
Tema “Menulis Biografi” pada pertemuan ke 24 ini dikawal oleh bapak Muliadi, M. Pd sebagai moderator, ibu Lely Suryani, S. Pd. SD sebagai narasumbernya. Ibu Lely sudah berpengalaman menulis biografi, bahkan biografi Om Jay beliaulah yang menuliskannya. Selain itu, akan juga terbit autobiografinya dalam waktu dekat ini. Dan pada pertemuan ini beliau mengajak kita untuk mengenal bagaimana menulis biografi dan autobiograf yang baik.
Biografi bisa diartikan sebagai sebuah narasi atau cerita yang berisi kisah kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Biografi dapat berisi informasi mengenai latar belakang, masa kecil, pendidikan, pekerjaan, pengalaman hidup, dan pencapaian seseorang selama hidupnya. Biografi dapat ditulis dalam bentuk buku, artikel, atau bahkan film dokumenter. Biografi biasanya ditulis oleh seorang penulis atau biografer yang melakukan riset dan wawancara dengan orang yang menjadi objek biografi dan juga sumber-sumber lainnya untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang kehidupan orang tersebut.
Ada beberapa tujuan menulis biografi, di antaranya:
Menginspirasi dan memberikan motivasi. Biografi seringkali dijadikan sebagai bahan bacaan yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi pembaca. Kisah sukses dan pengalaman hidup seseorang yang terdapat dalam biografi dapat menjadi contoh bagi pembaca untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan hidup mereka sendiri.
Merekam sejarah. Biografi dapat menjadi sumber informasi sejarah yang berharga untuk generasi mendatang. Dengan menulis biografi, seseorang dapat merekam kisah hidup orang-orang yang telah berjasa atau mempunyai pengaruh pada masa lampau. Biografi juga dapat merekam suatu periode atau kejadian dalam sejarah.
Memberikan wawasan. Biografi dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang seseorang yang menjadi objek biografi. Dengan memahami lebih dalam tentang latar belakang dan pengalaman hidup orang tersebut, pembaca dapat mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan dan dunia.
Mengabadikan warisan. Biografi dapat dijadikan sebagai cara untuk mengabadikan warisan seseorang. Biografi dapat membantu memperkenalkan seseorang pada generasi mendatang dan membuat mereka tidak terlupakan.
Pendahuluan di awal tulisan dan ditambah lagi dengan tujuan-tujuan dari menulis biografi di atas semakin memperkuat arti penting dan manfaat menulis biografi. Namun, menulis biografi tidak sama dengan menulis diary atau tulisan lepas sehingga diperlukan pemahaman dasar agar biografi yang ditulis menjadi tulisan yang baik. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk menulis biografi:
• Lakukan riset tentang orang yang ditulis biografinya. Kumpulkan informasi tentang latar belakang, kehidupan awal, pendidikan, karier, pencapaian, dan pengalaman hidup yang menarik. Sumber informasi dapat mencakup wawancara dengan keluarga atau teman dekat, surat, artikel berita, buku, dan sumber-sumber online.
• Buat kerangka atau outline untuk biografi. Buatlah daftar peristiwa dan pengalaman penting dalam hidup orang tersebut untuk membantu mengorganisir informasi.
• Tulis pengantar atau pendahuluan yang menarik untuk menarik perhatian pembaca. Pendahuluan harus memberikan gambaran singkat tentang siapa orang tersebut dan mengapa hidupnya layak untuk ditulis biografinya.
• Mulai menulis biografi dengan menyelesaikan bagian-bagian yang paling menarik dan relevan. Pastikan untuk memasukkan detail yang menarik dan membuat cerita hidup orang tersebut menjadi hidup.
• Organisir konten biografi dalam urutan kronologis, dimulai dari masa kanak-kanak, kemudian ke masa remaja, dewasa awal, dan seterusnya.
• Gunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tetap konsisten dengan tema biografi.
• Berikan gambaran yang jelas tentang perjuangan dan rintangan yang dihadapi, kesulitan dan kegagalan yang dialami, serta keberhasilan dan kebahagiaan yang diraih.
• Jangan lupa untuk menyertakan kutipan atau kata-kata orang tersebut yang menarik atau menggambarkan kepribadiannya.
• Revisi dan edit biografi secara teratur. Pastikan kesalahan gramatikal dan fakta yang salah dikoreksi.
• Akhiri biografi dengan kesimpulan yang merangkum hidup orang tersebut dan dampaknya pada dunia atau masyarakat.
Dengan mengikuti beberapa petunjuk penting di atas, sebuah biografi tidak hanya kaya informasi, inspiratif dan berisi namun juga menjadi menarik. Menarik adalah salah satu daya tarik penting untuk mengundang dan menarik orang lain untuk membaca biografi tersebut. Dengan demikian berbagai tujuan dituliskannya biografi sebagaimana dijelaskan di atas semakin mudah terlaksana.
Biografi dan autobiografi sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda, hanya saja autobiografi sifatnya lebih personal dan emosional bagi penulis. Dalam ranah non fiksi, menjaga jarak antara penulis dan apa yang ditulis sangat penting karena hal tersebut akan sangat mempengaruhi cara baca dan sudut pandang dalam menulis. Dalam menulis, obyektifitas harus diutamakan dan unsur-unsur subyektifitas harus diminimalisir.
Untk lebih mengenal autobiografi, berikut sedikit penjelasan mengenai autobiografi, tujuan, dan bagaimana menuliskannya.
Autobiografi adalah kisah atau narasi yang ditulis oleh seseorang tentang hidupnya sendiri, pengalaman-pengalaman penting, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi kehidupannya. Autobiografi biasanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama dan menceritakan sejarah hidup dari awal hingga saat ini. Autobiografi dapat mencakup berbagai topik seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, pernikahan, perjalanan, dan banyak lagi. Autobiografi dapat membantu pembaca memahami pengalaman dan pandangan hidup penulis, dan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan peristiwa sejarah.
Tujuan utama menulis autobiografi adalah untuk membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi seseorang dengan pembaca. Kehidupan itu unik, kekayaannya tidak dilihat pada satu sisi, karena ia sangat bergantung pada sudut pandang orang yang melihat, memahami dan mengartikannya. Bercerita tentang huruf pada orang yang sudah pandai membaca mungkin tidak penting, tetapi mengenalkannya pada orang yang sedang belajar mengeja akan sangat membantunya semakin lancar membaca. Begitu juga dengan kehidupan. Oleh karena itu, perlu dan penting menceritakan dan menuliskan autobiografi terutama untuk tujuan utama tadi. Selain tujuan utama tersebut, ada juga beberapa tujuan khusus dari menulis autobiografi seperti di antaranya:
Meningkatkan pemahaman diri. Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidup mereka dan menghubungkan pola-pola dalam pengalaman hidup.
Menjaga kenangan. Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarga mereka, dan dapat membantu mempertahankan warisan keluarga.
Memberikan inspirasi. Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup.
Memberikan wawasan. Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis.
Membangun identitas dan citra publik. Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.
Menulis autobiografi tidak jauh berbeda dengan menulis biografi, hanya saja dalam autobiografi bahan dan materinya ada pada diri kita sendiri. Diperlukan cara untuk memilih dan memilah agar tujuan untuk menghasilkan autobiografi yang baik bisa tercapai. Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti dalam menulis autobiografi:
o Lakukan riset dan persiapan. Mulailah dengan membuat daftar peristiwa penting dalam hidup, tempat-tempat yang dikunjungi, orang-orang yang ditemui, dan pengalaman-pengalaman lain yang mungkin ingin dimasukkan dalam autobiografi. Lakukan riset tentang masa lalu, termasuk sejarah keluarga, lingkungan sosial, dan kebudayaan saat itu.
o Tentukan gaya dan fokus. Setelah mengetahui gambaran besar dari hidup tadi, tentukan gaya dan fokus autobiografi. Misalnya, akan memilih untuk menulis dalam gaya naratif atau reflektif, dan memilih fokus seperti karier, keluarga, atau perjalanan dan lain sebagainya.
o Buat kerangka cerita. Buat kerangka cerita untuk autobiografi dengan memilih peristiwa penting dan menempatkannya dalam urutan kronologis atau non-kronologis.
o Tulis draf pertama. Mulailah menulis draf pertama dari autobiografi berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat. Jangan khawatir tentang detail atau kesalahan, hanya tulis dengan lancar.
o Edit dan revisi. Setelah menyelesaikan draf pertama, edit dan revisi autobiografi dengan memperbaiki kesalahan, menambahkan detail dan pengalaman baru, serta memperbaiki struktur dan narasi draf.
o Beri judul dan terbitkan. Setelah menyelesaikan revisi terakhir, berikan judul untuk autobiografi. Jika ingin diterbitkan, pilih penerbitnya dan ajukan.
Demikian sedikit pengenalan mengenai menulis biografi dan autobiografi. Dan sekarang, tinggal kita akan mempraktikkannya atau tidak. Mau menuliskannya atau tidak. Jika kita bukan seorang tokoh berpengaruh dan menarik untuk dituliskan biografinya, tentu kita adalah penting untuk diri kita. Dan itu, menurut saya, adalah alasan penting untuk menuliskan seluruh atau sebagian sudut dari kehidupan kita. Kita tidak pernah tahu angin kehidupan ini akan berhembus kemana.
Anne Frank ketika membagikan kehidupannya dalam kertas-kertas kosong yang dituliskannya, tidak akan pernah membayangkan jika puluhan tahun setelah kematiannya apa yang dituliskannya itu akan dibaca ribuan orang. Bahkan dia juga tidak akan membayangkan jika buku hariannya akan dipelajari oleh ribuan sekolah di dunia. Dia hanya menulis. Dia hanya menulis







Komentar
Posting Komentar